BeritaBerita Daerah

6 Kecamatan di Kendari Terdampak Longsor dan Banjir

75
×

6 Kecamatan di Kendari Terdampak Longsor dan Banjir

Share this article

Barisan.id, Kendari – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), telah berhasil mencatat dampak bencana tanah longsor dan banjir pada Kamis (29/2/2024) yang melibatkan 663 rumah.

Fadlil Suparman, Kepala BPBD Kendari, memberikan rincian bahwa 6 kecamatan di Kendari terdampak, dengan jumlah terbanyak terjadi di Kecamatan Kendari. Di wilayah tersebut, 291 rumah terdampak banjir dan 10 rumah terkena longsor.

“In Kecamatan Kendari, jumlah rumah terdampak banjir mencapai 291 dan longsor sebanyak 10,” ujarnya.

Kemudian, di Kecamatan Mandonga, 214 rumah terdampak banjir dan 8 rumah terkena longsor. Sementara di Kecamatan Kendari Barat, 64 rumah terkena banjir dan 13 rumah terdampak longsor.

Dampak bencana juga dirasakan di Kecamatan Kadia, di mana 46 rumah terdampak banjir, serta di Kecamatan Puuwatu dengan 14 rumah terkena banjir. Kecamatan Nambo mencatat 3 rumah terdampak.

“Fadlil Suparman menjelaskan bahwa rekapitulasi data terakhir dilakukan sekitar pukul 18.00 Wita,” katanya.

BPBD mencatat kerugian tambahan, termasuk 2 pohon tumbang, 1 kantor lurah, 1 masjid, dan 3 sekolah yang terdampak. Fadlil menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan penanganan terhadap dampak bencana alam ini.

“Total rumah terdampak mencapai 663 unit, terdiri dari 632 rumah terdampak banjir dan 31 rumah terdampak longsor,” ungkapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *