Dua Pelajar Yang Berkelahi Karena Bau Kaos Kaki Berdamai

by -219 Views
kedua pelajar setelah didamaikan oleh pihak kepolisian (Dokumen Istimewa)
kedua pelajar setelah didamaikan oleh pihak kepolisian (Dokumen Istimewa)

Barisan.id, Kendari – Polsek Wawotobi damaikan dua remaja perempuan asal Konawe yang berkelahi karena bau kaos kaki. Kedua remaja ini merupakan siswi SMA 1 Wawotobi.

Mediasi perdamaian ini di hadiri oleh Plt. Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Wawotobi, Kaifan Syah, para guru, pihak kelurahan dan orang tua kedua murid tersebut.

Kasubsi PIDM Humas Polres Konawe, Aiptu Sapri menyampaikan bahwa pada media tersebut Kapolsek meberikan nasehat dan meminta kedua siswi agar tidak mengulangi lagi perbuatannya itu. Perbuatan seperti ini tidak mencerminkan pelajar yang baik bahkan bisa merugikan diri sendiri dan orang lain.

“Saya berharap ini pertemuan terkahir. Jika kejadian ini masih terulang lagi maka kami akan tindak sesuai hukum yang berlaku,” Kata Aiptu Sapri. Minggu (19/2/2023).

Kemudian menanggapi pesan yang disampaikan Kapolsek, kedua pelajar yang bernama Alisa Ramadani dan Alifiyah Alfriahi berjanji untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut dan tidak akan melanggar norma serta tata tertib disekolah.

Pihak keluarga dan sekolah pun setuju untuk berdamai dan akan mengawasi aktivitas anak didik baik itu disekolah maupun di luar sekolah.

Lebih lanjut pihak Polsek Wawotobi berharap kejadian ini bisa menajadi pembelajaran bagi kedua pihak agar bisa menyelesaikan masalah secara baik-baik.

Sebelumnya dua siswa sekolah menengah atas negeri (SMAN) 1 Wawotobi yang baruk duduk dikelas 10 saling adu jotos hanya karena bau busuk kaos kaki. Rabu (15/2/2023).

Perkelahian kedua pelajar SMA ini viral dimedia sosial. Dalam video yang berdurasi 1 menit 6 detik itu terlihat kedua siswa masih mengenakan seragam salah satu sekolah SMAN di Kabupaten Konawe. Kedua pelajar tersebut saling jambak rambut hingga saling gulat di rerumputan.

Perkelahian ini disaksikan oleh beberapa siswa yang berada dilokasi kejadian. Kedua pelajar di lerai oleh teman-temannya setelah salah satu korban perkelahian tidak berdaya lagi setelah di hajar habis-habisan oleh temannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.